Ida Paloepi

  • dunia1
    Hidup dalam dunia VUCA (Volatile Uncertain Complex Ambiguous)

  • Ida Paloepi wrote a new post, Juwita Malam, on the site La Rose 1 year, 8 months ago

    kereta cantikJuwita Malam ( Cipt. Ismail Marjuki )
    Engkau gemilang malam cemerlang 
    Bagaikan bintang Timur sedang mengembang 
    Tak jemu-jemu mata memandang
    Aku namakan dikau juwita malam

    Sinar matamu menari-nari 
    Langsung menembus kedalam jantung hati
    Aku terpikat masuk perangkap 
    Apa daya asmara sudah melekat 

    Juwita malam siapakah gerangan puan
    Juwita malam dari bulankah puan 

    Kereta kita segera tiba 
    Di Jatinegara kita kan berpisah 
    Berilah nama alamat serta 
    Esok lusa kitakan berjumpa pula 
    https://www.youtube.com/watch?v=VJJ7sH8fZCY

  • Ida Paloepi wrote a new post, Sayang Padaku, on the site La Rose 1 year, 8 months ago

    Cak-Nun-dan-Novia-Kolopaking
    Sayang Padaku (Emha Ainun Najib)
    Duka derita duka laraku di duniaTidaklah aku sesali juga tak akan aku tangisiSesakit apapun yg kurasakan dalam hidupkuSemoga tak membuatku kehilangan jernih jiwakuAndaikan dunia mengusir aku dari buminyaTak akan aku merintih juga tak akan aku menangisKetidakadilan yg ditimpakan oleh manusiaBukanlah alasan bagiku untuk membalasnyaAsalkan karena itu Tuhan menjadi sayang padakuSegala kehendak-NYA menjadi syurga bagi cintakuBukanlah apa kata manusia yang ku ikutiTetapi pandangan Allah…Tuhanku yg kutakuti…Ada tiadaku semata-mata milik-NYA jua
    https://www.youtube.com/watch?v=fE1aWYMqckc

  • Ida Paloepi's profile was updated 1 year, 12 months ago

  • flowers
    Taukah kau arti kedamaian ?
    Kedamaian ketika semua berjalan sesuai dengan apa adanya… bukan ada apanya…
    Tumbuh dan berkembang…                                     disekeliling kita dan bisa dirasakan                             serta kita turut bergembira…bersuka cita
    Semuanya bertegur sapa ramah tamah, saling tolong menolong serta menceritakan hal-hal yang indah…
    Nyaman…
    Tenang…
    Syahdu…
    Bersenda gurau…
    Saling mengingatkan…
    Dan semuanya baik-baik saja…
    Itulah rasa kedamaian…
    Malang, 16 April 2019
    Kutulis dalam rangka menyambut Pemilu 2019 pada tgl 17-04-2019 siapapun yang menjadi presidennya semoga dapat menjadikan rakyat Indonesia damai dan sejahtera. Aamiin YRA

  • Ida Paloepi posted an update 2 years ago

    mawar-merah-muda
    Bersyukur sekali dapat mempelajari dan mengambil hikmah dari segala warna warni yang hadir didalam kehidupan ini…

  • Ida Paloepi wrote a new post, Bersyukur, on the site La Rose 2 years, 5 months ago


    Bersyukurlah bahwa kamu belum siap memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan… Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan ?                                             Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu sesuatu …   Karena itu memberimu  kesempatan untuk belajar …                                                                                                          Bersyukurlah untuk masa-masa sulit … Di masa itulah kamu tumbuh …               Bersyukurlah untuk keterbatasanmu … Karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang …                                                                                               Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru … Karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu …                                                                                                   Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat … Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga …                                                                                                                  Bersyukurlah bila kamu lelah dan letih … Karena itu kamu telah membuat suatu perbedaan … 

  • ThumbnailKutulis… di buku-buku kehidupanku                                                                                             setiap langkah-langkah kaki ini…                                                   […]

  • Ida Paloepi wrote a new post, Al-Ashr, on the site La Rose 2 years, 8 months ago

    Thumbnail
     Demi masa…                                                                                                                       Manusia dalam keadaan merugi                                                    […]

  • tumbuh

    Di  dalam kehidupan ini setiap manusia memiliki fase-fase tersendiri didalam memaknai setiap langkah-langkah hidupnya. Ada yang harus melewati jalan yang terjal dahulu setelah itu oleh Allah SWT diberikan karunia merasakan nikmatnya jalan yang lapang. Dan ada pula awalnya diberikan kenikmatan jalan yang lapang… lalu dicabut kenikmatannya oleh Allah SWT dengan diberikan jalan yang terjal… semuanya Allah SWT yang Maha Pengatur (sang dalang) dan kita sebagai hambanya hanya menjalani (wayang). Untuk itu sangat picik sekali kalau kita masih merasakan ” iri ” karena kita tidak tahu kalau dibalik kebahagiaan / kesedihan seseorang  itu terlebih dahulu sudah ada suatu proses yang “luar biasa” yang telah ada jalannya sendiri-sendiri dan diatur olehNYA termasuk proses tumbuh dan berkembang yang akhirnya nanti menjadi layu dan mati.

    Demikian juga didalam suatu hubungan … interaksi dengan siapapun… kalau kita tidak bisa “seirama” maka tidak akan dapat tercipta suatu “harmoni” yang indah. Seyogyanya kita tidak bisa menyalahkan salah satu pihak, tapi yang terpenting adalah merubah diri sendiri, dengan kita berubah… menyatukan suatu persepsi yang sama walaupun kadangkala apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan tapi ada nilai “point” tersendiri karena kita telah melakukan suatu perubahan.

    Dan juga kita tidak dapat melakukan suatu “paksaan”, karena kemampuan setiap orang itu berbeda-beda… dibalik kelebihannya pasti ada kekurangannya. Demikian juga dengan diri kita.

    Mari kita ciptakan suasana yang penuh cinta… dalam keluarga kita, tempat kerja, ataupun di lingkungan rumah sehingga tercipta suatu hubungan yang baik. Jadi meskipun proses tumbuh dan berkembang selalu berjalan dalam kehidupan ini, tapi tidak ada pihak yang merasa tersakiti ataupun terabaikan karena kita tetap bagian dari mereka sampai kapanpun yang selalu ada dihati. Semangat…

  • Thumbnail
    وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالأنْعَامِ بَلْ هُمْ […]

  • وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالأنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ (١٧٩
    “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manu…[Read more]

  • wanita-muslimah-menangis-rumahkeluarga-indonesia

    Tuan-tuan… pejabat di negeri ini…

    Bantulah kami…

    Aku ceritakan suatu hal kepadamu…

    Aku lahir disini…

    Aku dibesarkan disini…

    Berpuluh tahun aku mengabdi disini…

    Kucurahkan segala rasa, jiwa, raga dan energiku disini…

    Tapi apa yang aku dapat ?

    Disini RODA KEHIDUPAN tidak bisa berputar…

    Macet total…

    Aku sedih…

    Aku marah…

    Aku menggugat…

    Aku tidak terima…

    Tuan-tuan bantulah aku…

    Aku yang teraniaya…

  • Jika hati sudah ternoda

    Maka hatinya kehilangan nurani

    Nurani timbul dari hati yang bersih

    Dengan hati nurani…

    Bisa merasakan dan melihat

    Bahwa ini murni atau rekayasa

    Ini kejadian alami ataukah dipaksakan

    Karena hati nurani tidak berbohong

    Hati nurani menginginkan kebaikan

    Hati nurani menginginkan kedamaian

    Tidak suka dengan nafsu angkara murka

    Tidak suka dengan kejahatan

    Karena meyakini ada Maha Segalanya

    Yaitu ALLAH SWT

  • kupuBismillahirrahmaanirrahiim…
    Manusia hidup di dunia ini diciptakan oleh Allah swt untuk menjadi Khafilah. Kehidupan ini bagaikan mata rantai yang saling “terkait” sehingga dapat berputar di dalam siklusnya. Jika kita sedikit merenung dan berdiam diri, segala peristiwa yang terjadi itu merupakan suatu hal… sebab dan  akibat . Satu peristiwa memaknai peristiwa lainnya. Seringkali kita tahu kejadian yang terjadi saat ini adalah merupakan akibat dari adanya kejadian-kejadian yang telah terjadi sebelumnya. Dan kita memahami peristiwa yang saat ini terjadi adalah untuk peristiwa yang akan terjadi di masa yang akan datang.
    Segala sesuatu hal yang datang pada kehidupan kita, selalu ada keputusan-keputusan dari berbagai pilihan-pilihan yang telah dipertimbangkan masak-masak dengan berbagai pemikiran dari berbagai sudut pandang. Keputusan tersebut harus paling tepat dan terbaik agar mata rantai kehidupan ini tetap saling tersambung sehingga motor kehidupan dapat terus bergerak.
    Demikian juga dengan makna dari setiap peristiwa, bagaimana akal pikiran dan hati nurani saling berkolaborasi untuk dapat memahami setiap hal yang terjadi sehingga kita dapat mengambil hikmahnya.
    Memiliki pemikiran bahwa di dalam kehidupan ini pasti ada hikmah yang terbaik tergantung kepada pola pikir yang dapat memberikan motivasi ke arah yang positif. Atau jika tidak dapat, kita terjatuh pada pola pikiran yang kusut bagaikan benang ruwet. Hal ini juga akan menyebabkan mata rantai kehidupan kita akan kusut, sehingga tidak jelas arahnya. Mata rantai kehidupan yang kusut menyebabkan pikiran kita tidak jernih. Permasalahan tidak dapat terurai, overlapping, tumpang tindih sehingga sulit mengambil keputusan.
    Agar mata rantai kehidupan dapat berputar dengan baik dan sempurna diperlukan pelumas. Pelumas yang paling bagus adalah Iman kepada Allah swt. Karena dengan ber- Iman kepada Allah swt, kita akan melihat segala sesuatu dengan kejernihan pikiran serta keyakinan bahwa segala sesuatu hal yang terjadi pada kehidupan kita adalah hal yang paling terbaik yang diberikan Allah swt dan pasti akan memberikan makna sehingga kita akan senantiasa berpikiran dengan pola pikir yang sehat dan positif.
    Segala peristiwa yang tiba-tiba hadir di dalam hidup ini, pasti terselip pesan yang tersembunyi dan suatu pelatihan dari waktu ke waktu agar menjadi pandai memaknai kehidupan. Sehingga segala keputusan yang kita ambil akan sempurna untuk kehidupan kita di masa yang akan datang.
    Apapun keputusan yang kita ambil, akan menghasilkan sebuah perilaku atau tindakan . Jangan melupakan janji Allah swt, bahwa Allah swt membayar kita dengan lunas, sebutir debupun kebaikan akan dibayar lunas bahkan digandakan demikian sebaliknya.
    Semoga kita semua dapat memaknai kehidupan ini. Aamiin…

  • matahari

    Sejauh pandang angan, ku ulurkan diri
    Sebatas kesabaran, ku tunaikan kewajiban
    Bila hari mencekam…
    dayaku terpaku di langit-MU
    Sungguh… kesetiaan ini
    hanyalah ketidakmampuan
    lepas dari Matahari…
    meski mata terpejam.

  • Ida Paloepi wrote a new post, Universitas Brawijaya, on the site La Rose 3 years ago

    images (2)
    Menyimak Visi Universitas Brawijaya yang telah dirumuskan oleh pendirinya adalah sebagai berikut : Universitas unggulan berstandar Internasional yang berperan aktif di dalam pembangunan bangsa melalui proses pendidikan, penelitian dan pengabdian  kepada masyarakat.
    Sungguh luhur dan luar biasa sekali para pendiri Universitas ini didalam merumuskan visinya, karena mereka  memikirkan dan mempraktekkan peranan secara aktif civitas akademika didalam pembangunan bangsa… negeri tercinta Indonesia tumpah darah kita.
    Yang menjadi pertanyaan saat ini ditengah berkembangnya kehidupan yang hedonisme dengan berbagai keanekaragamannya dapatkah Universitas Brawijaya memberikan suatu sumbangsih yang nyata untuk negeri tercinta ini dengan mengacu pada visi tersebut.
    Kehidupan hedonisme berkembang di Indonesia karena pengaruh dari era Globalisasi. Mereka yang menganut faham hedonisme akan  menomersatukan kesenangan dan kenikmatan materi sebagai suatu tujuan hidup. Karena mereka beranggapan bahwa hidup hanya satu kali, kapan lagi kalau tidak menikmati hidup senikmat nikmatnya tanpa memperdulikan orang lain apakah hal ini menyenangkan atau merugikan.
    Alangkah mirisnya jika faham ini dimiliki oleh pemimpin – pemimpin bangsa. Sedih sekali… Tuhannya bukan Allah swt, tapi yang lainnya Tuhannya Harta, Tuhannya Materi, Tuhannya Kesenangan dan Tuhannya Tahta. Kejahatan dan keburukan moral merajalela dimana – mana. Masyarakatnya hiruk pikuk saling bertikai, saling berebut, saling menyalahkan, tidak ada rasa kasih sayang… yang ada saling menyakiti dan bunuh membunuh… Dimanakah masyarakat Indonesia yang dahulu… penuh toleransi… ramah tamah, sopan, santun, berbudaya dan bertata krama yang baik didalam  keanekaragaman suku, agama, budaya dan bahasa ?
    Maka tepat sekali jika negeri ini menunggu peran, kiprah dan gebrakan dari civitas akademika di Universitas Brawijaya.
    Selalu bersemangat untuk merubah dan memajukan peradaban bangsa … bersama-sama pasti kita bisa….
    Universitas Brawijaya is the best..

  • Ida Paloepi wrote a new post, Do'a, on the site Coretan yang penuh arti… 3 years ago


    Wahai manusia…

    Jangan memilih milih seenak perutmu

    Menolak nolak seenak dengkulmu

    Karena itu tidak manusiawi

    Itu adalah kejahatan

    Banyak makhluk yang tersakiti…

    Sadarilah…

    Engkau hidup di dunia hanya sementara

    Ada kehidupan yang lebih abadi

    Ada tanggung jawab yang harus dipertanggung jawabkan

    Dimana kamu tidak bisa berbohong

    Kamu tidak bisa memutarbalikkan fakta

    Karena mulutmu terkunci

    Anggota tubuhmu yang akan menjadi saksi

    Hanya kepada Allah swt kita berharap

    Hanya kepada Allah swt kita bermunajat

    Tunjukilah kepada kami yang benar adalah benar…

    Aamiin…

  • Ida Paloepi wrote a new post, Do'a, on the site Coretan yang penuh arti… 3 years ago

    images (1)
    Ya Allah…

    Ampunilah segala dosa dan kesalahanku

    Ya Rahman … Ya Rahim…

    Segala puja dan puji hanyalah padaMU

    Engkaulah penguasa segalanya

    Hanya kepadaMU kami menyembah

    Hanya kepadaMU kami kembali

    Segala sesuatu yang terjadi…

    Adalah atas RidhoMU…

    Ampunilah hamba ini yang sedikit ILMU

    Sehingga tidak pernah bisa membaca…

    Hikmah dibalik peristiwa yang terjadi…

    KAU lah Maha Penguasa Segalanya…

    Tunjukilah kami ke jalan yang lurus

    Jalan menuju surgaMU

    Ampuni segala kesalahan orang tua kami serta pendahulu pendahulu kami…

    Kasihinilah mereka Ya Rabb…

    Aamiin…

  • Load More